menantimu

18 Sep

aku sendiri disini
merasakan betapa jauh darimu
Begitu jauh
hingga angin tak mampu menjangkaumu
membacakan rindu yang kusalamkan untukmu

aku sendiri disini
menatap malam bening
masih setia menantimu
tuk hadir dalam lamunku

menanti itu lama juga
begitu lama..
hingga ilalang di pekarangan kian kering
namun senyum manismu
hijaukan kembali yang gersang

3 Tanggapan to “menantimu”

  1. denindodutacipta September 18, 2010 pada 2:09 am #

    PERTAMAXXXXxxxx…………Bagus puisinya…. : roll :

    • niisha September 18, 2010 pada 7:16 am #

      haahaaa mksih..🙂

  2. RPraja September 20, 2010 pada 10:26 am #

    Puisinya menyedihkan T_T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: